NETJETS : Miliki Jet Pribadimu Sendiri
Kalau sewa mobil sih udah bisa kalee yaa… tapi ini yang luar biasa lo skarang bisa sewa jet alias, lama - lama mungkin bisa ada bisnis bersewaat nuklir atau pesawat tempur kali ya,hehe…
Idenya gini :
Awal Muasal Masalah : Kamu orang yang super sibuk, dan kalau nunggu jadwal pesawat bisa ganggu kesibukanmu, misalnya karena rapat pending di negara lain dalam waktu singkat.
Solusi :
1. Beli pesawat sendiri aja dengan biaya perawatan, pilot, dll  yang mahal dan juga harga pesawatnya mahal, lapangan parkirnya juga harus gede dan juga palingan dipake beberapa kali dalam sebulan.
2. Kenapa tidak sewa saja, pastinya perawatan lebih murah , pilto ditanggung perusahaan persewaan dan juga gak perlu lapangan parkir pesawat.
Ide inilah yang membuat Ahli Matematika Richard H. Santullimembeli perusahaan penyewaan jet yang hampir bangkrut dan membalikan keadaannya. Awalnya santulli bergerak di bisnis persewaan  helikopter, lalu pada 1984 dia membeli sebuah Firm Prsewaan pesawat Executive Jet Aviation / EJA. Sebuah perusahaan yang didirikan oleh pensiunan Jenderal Angkatan Udara, dengan aktor Jimmy steward di depan direksinya dan pilot yang melepas bom atom di Hirosima, Jendral Paul Tibbets sebagai presidennya.
Pemikiran santulli adalah bagaimana jika Jet tidak dimiliki sendiri, namun jika sebuah jet dibagi - bagi dalam kepemiilkan saham. Dengan berbekal kemampuan matematikanya dia berhasdil merumuskan bagaimana agar penerbangan pelanggannya tidak berbenturan sehingga pelanggan selalu bisa mendapatkan jet-nya dalam waktu 4-6 jam di bandara manapun yang diinginkan.Â
Pada awalnya, mereka menawatkan share agreement  dimana pelanggan hanya membayar 1/8 alias seper delapan dari harga sebuah jet ukuran sedang seharga 1,5 juta dollar plus $15.000 per bulan untuk perawatan. dan $2000 untuk setiap jam penerbangan.
Pada tahun 1998 satulli menjual EJA kepada salah satu pelanggan tetapnya Warren Buffet(yang secara tidak sengaja menamakan salah satu jet pribadinya THE INDEFENSIBLE). Buffet beralasan dia ingin melakukan bisnis sesuai jadwalnya sendiri dan tidak menurut orang lain “ada alasannya orang lebih suka memanggil taxi daripada menunggu bus” katanya.Â
Buffet mempertahankan santulli sebagai chaiman dan CEO Netjets. Saat ini Berkshire Hattaway (perusahaannya Buffet) memiliki sekitar 670 Pesatwat, 6000 staff dan sebuah sistem komputer yang mengatur seluruh jadwal, pemesanan pilot, bahkan preferensi makan dan minum para pelanggan.
Bayangin aja 670 Jet, kalau 1 Jet 10 juta dollar, maka 670 Jet = 6700 Juta dollat atau sama dengan 67 TRILIUN RUPIAH…..
March 19, 2009
Tags: berskhire, bisnis, buffet, hattaway, pesawat, sewa, warren Posted in: Uncategorized

















5 Responses
keren uey …
http://www.thefirststep777.blogspot.com
iya bro, idenya mantep, kemampuan matematikanya juga pasti hebat, salam kenal ya
di indonesia ada yang sewa nggak ???
ckckckckcckck …
:mrgreeN:
ada gak ya, kalaupun ada kayaknya seluruh blogger indo harus patungan buat sewa,hehehe…
begitulah kalo orang yang punya otak bertemu dengan orang yang punya modal…hasilnya = bisnis lancar
Santulli yang jenius bertemu dengan Buffet yang padat modal dan juga padat koneksi, tentu bisnis jet juga bisa menghasilkan laba…
Leave a Reply